Archives

now browsing by author

 

Mahasiswa Sastra Indonesia Raih Juara 3 dalam Lomba Nasional News Anchor

Jember, 13 Oktober 2024 – Prestasi membanggakan diraih oleh Wulan Faradila Wigunastika, mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Jember, yang berhasil meraih Juara 3 dalam lomba nasional News Anchor yang diselenggarakan oleh UKM Protokoler Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember. Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Milad FISIP ke-60 dan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan public speaking dan profesionalisme dalam dunia penyiaran.

Lomba yang berlangsung kompetitif ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas di Indonesia, yang saling unjuk kebolehan dalam membawakan berita secara profesional dan persuasif. Wulan menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam menguasai materi, teknik berbicara, dan membawakan berita dengan artikulasi yang jelas dan tegas, sehingga berhasil membawa pulang penghargaan juara.

Acara tersebut juga diramaikan dengan berbagai kegiatan lain, seperti workshop public speaking yang menghadirkan pembicara berpengalaman di bidang komunikasi dan penyiaran. Dengan pencapaian ini, Wulan berharap dapat terus mengasah kemampuan dan berprestasi lebih tinggi, serta menginspirasi mahasiswa lain untuk ikut mengembangkan potensi mereka di bidang komunikasi.

Selamat kepada Wulan Faradila Wigunastika, juga dosen pembimbingnya Pak Didik Suharijadi dan Bu Zahratul Umniyya, dan seluruh mahasiswa Sastra Indonesia yang telah berpartisipasi aktif dan mengharumkan nama Universitas Jember di kancah nasional.

Inkubasi XXIII dan Malam Seni IMASIND 2024

Jember, 31 Agustus 2024 – Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (IMASIND) Fakultas Ilmu Budaya menggelar kegiatan tahunan bertajuk Inkubasi XXII dan Malam Seni IMASIND 2024 mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Acara ini dirancang sebagai panggung bagi mahasiswa untuk menampilkan karya seni dan bakat mereka di hadapan publik, sekaligus menjadi ajang apresiasi dan eksplorasi budaya melalui seni.

Kegiatan ini menampilkan berbagai bentuk seni, mulai dari seni instalasi karya, pembacaan puisi, monolog, tari, live music, hingga musikalisasi puisi. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam acara ini menampilkan karya-karya penuh ekspresi, seperti karya instalasi puisi Navisya Putri Jingga, Yanuar Bayu Satrio, dan Naufal Inami, musikalisasi puisi oleh Julian Virdaus Zahro. Selain itu, penampilan band juga menjadi salah satu daya tarik utama, dengan anggota seperti Belgies Dewi Fortuna, Muhammad Marshal Widi Sasmita, dan Eddo Yanuarius Silli B. menampilkan komposisi musik yang menghibur.

Acara yang dipandu oleh MC Dhea Aulia dan Yanuar Bayu Satrio ini berlangsung dengan meriah dan mendapat apresiasi positif dari para hadirin. Dengan berbagai pertunjukan kreatif yang disajikan, Inkubasi dan Malam Seni IMASIND 2024 menjadi salah satu kegiatan penting yang memperkuat semangat kebudayaan dan kreativitas di lingkungan mahasiswa sastra​ Indonesia.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh dosen dan pihak fakultas, menunjukkan komitmen bersama untuk terus mendukung perkembangan seni dan budaya di kalangan mahasiswa. Sekjur mewakili Kajur memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut.

Audit Mutu Internal Prodi Sastra Indonesia, FIB UNEJ

Pada hari Selasa, 15 Oktober 2024, pukul 13.00-16.00 WIB di Ruang International, FIB UNEJ, Ibu Venantya A. dan dr. Elly Nurus Sakinah, M.Si. melakukan audit mutu internal (AMI) terhadap Prodi Sastra Indonesia FIB UNEJ. Pembahasan Utama adalah mengenai Status Akreditasi Prodi Sastra Indonesia, bahwa

    • Akreditasi BAN-PT untuk Prodi Sastra Indonesia habis pada Juli 2024, namun telah
      mengajukan PEPA pada Juli 2023.
    • Lulus PEPA dengan nilai A untuk periode 24 Oktober 2024 – 2029, tanpa visitasi seperti ISK
      karena kebijakan BAN-PT yang memperpanjang secara otomatis.
    • Belum mengajukan LA Memba (Laporan Evaluasi Kinerja Program Studi) untuk predikat
      unggul lima tahunan.

    Kemudian dilanjutkan pembahasan Visi dan Misi Prodi, yaitu:

      • Visi dan misi Prodi Sastra Indonesia di-breakdown dari visi misi FIB dan UNEJ.
      • Keunikan Prodi harus ditegaskan dalam Tridarma (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian)
        terutama dalam era digital.
      • Bahasa Madura dijadikan mata kuliah wajib, dan mata kuliah baru Sastra Siber mulai diajarkan
        di semester ini.

      Kajur mengatakan bahwa Prodi akan menyelenggarakan Seminar Sastra Siber

        • Prodi mengadakan seminar terkait Sastra Siber pada 30 September 2024, dengan tiga
          narasumber dari berbagai disiplin ilmu.
        • Seminar ini bertujuan untuk menghubungkan sastra dengan teknologi digital, mendorong
          mahasiswa untuk menggabungkan sastra dengan kreativitas bisnis digital.

        Dalam hal Pengembangan Sarana dan Prasarana

          • Prodi mengajukan anggaran untuk membangun Lab Gerai Sastra berbasis web dan terhubung
            dengan platform Android.
          • Sarpras Lab Sastra Siber direncanakan mencakup video pendek, podcast, dan musikalisasi puisi.

          Para Asesor memberikan saran:

            • Visi dan misi harus ditinjau ulang dan ada taskforce yang ditugaskan untuk itu.
            • Kajur menjelaskan bahwa mata kuliah Sastra Siber dan Linguistik Korpus sudah masuk dalam
              kurikulum mulai 2023.
            • Penelitian dan pengabdian perlu diarahkan pada tema Sastra Siber.

            Mengenai Hibah dan Rekognisi

              Berbagai hibah penelitian dan pengabdian telah diraih oleh dosen, baik dari internal maupun
              eksternal, di antaranya hibah penelitian dari Dikti dan PT Astra International.

              Peningkatan Kualifikasi SDM

                Dosen Sastra Indonesia disarankan untuk mendapatkan sertifikasi pada mata kuliah yang
                mendukung keunikan prodi.

                Rasio dosen-mahasiswa adalah 1:5, dengan peta jabatan dosen yang sudah jelas.

                Terakhir, para Asesor memberikan rekomendasi, bahwa

                1. Perlu ada roadmap Kelompok Riset (Keris) di prodi.
                2. Peninjauan kurikulum harus disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder dan alumni

                TEMU ALUMNI SASTRA INDONESIA SERAP INSPIRASI

                Temu alumni dilaksanakan secara daring untuk memberikan wawasan dan motivasi melalui serap inspirasi dari para alumni Jurusan Sastra Indonesia. Undangan disebarkan melalui grup WA per angkatan.

                Undangan

                Mecah telenan nganggo ganco
                Telenan dipanasi nganggo awu anget
                Ayo kangen-kangenan karo konco
                Pengalaman panjenengan penting banget

                Mengharap kehadiran teman-teman alumni Sastra Indonesia FIB/Fakultas Sastra Unej pada acara “Serap Ide dan Inspirasi Alumni Sastra Indonesia FIB Unej” yang akan diselenggarakan pada:

                Hari/Tanggal: Rabu, 19 Juni 2024
                Pukul: 19.00 WIB
                Link Zoom:
                https://unej-id.zoom.us/j/95479093448?pwd=nSaMw60oSgJTDXBzMCqUC4z5eNvvc7.1

                Meeting ID: 954 7909 3448
                Passcode: 377837

                Sampaikan ide-ide dan saran yang dapat menginspirasi adik-adik kita. Ditunggu ya, kawan!

                Hasil Serap Inspirasi Alumni

                Tiga hal yang diserap dari para alumni, yaitu:

                1. Info dan kabar teman-teman alumni, sekaligus mendengar apa yang mereka dengar di luaran sana tentang almamater atau Jurusan Sastra Indonesia.
                2. Pengalaman kerja para alumni, termasuk saran untuk jurusan dalam menyediakan mata kuliah dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
                3. Ide aplikasi untuk menjalin keakraban alumni.

                Ringkasan Diskusi

                • Mas Bay atau Baihaqi (Angkatan 1997) bekerja di Dinas Koperasi di Banyuwangi. Banyak alumni UNEJ dari FKIP menjadi guru di Banyuwangi. Perlu ada kerja sama antara FIB dengan Dewan Kesenian Banyuwangi, Disparbud, dan institusi lainnya.
                • Mamock, pelatih karate Inkai di Surabaya, semasa kuliah aktif di teater, film, dan musik. Banyak alumni UNEJ menjadi dosen di UTM. Mahasiswa sekarang kurang berani keluar daerah. Pentas keliling di universitas lain dapat mempromosikan UNEJ.
                • Rossie Haji, dosen di IAIN Madura dan Youtuber dengan 57.000 subscribers. Banyak perguruan tinggi di Madura sehingga jumlah mahasiswa dari Madura yang kuliah di UNEJ berkurang drastis.
                • Sapto Sasongko mengelola operator wisata “Pinus Camp Songgon”. Perlu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan alumni UNEJ di Banyuwangi.
                • Agustina Dewi Setyari, dosen Sastra Indonesia FIB UNEJ, mantan Kajur Sindo. Program MBKM penting untuk mengasah soft skill mahasiswa.
                • Sophia Setyorini, mengajar di SMA di Jepang.
                • Syariful (Angkatan 1997), guru di Jember, pencipta lagu qosidah. Jurusan perlu membekali mahasiswa dengan kompetensi mengajar, public speaking, dan keterampilan lain yang dicari di sekolah.
                • Didik Suharijadi, alumni, Kajur Sindo sekarang. Mahasiswa perlu terlibat dalam proses kreatif drama radio dan pembuatan aplikasi Android untuk cerpen digital, drama box, dll.
                • Aza (Askhabul Mukminin) menyarankan adanya mata kuliah Jurnalistik dan Kewirausahaan. Pentingnya soft skill untuk kepercayaan diri dan manajemen waktu.
                • Ketty, mantan artis kentrung. Perlu ada konten olah argumen dan kerja sama dengan pihak luar.
                • Maya Educon menyarankan mahasiswa FIB untuk optimis dan menguasai bahasa Inggris. Undang orang sukses untuk berbicara di kampus.
                • Mustakip menyarankan BIPA sebagai peluang bagi lulusan Sastra Indonesia. Pentingnya kemampuan bahasa asing sebagai pengantar.
                • Puji Astuti mendorong mahasiswa untuk kreatif. Pentas di luar kampus penting untuk eksistensi.

                Penutup: Perlu publikasi informasi kegiatan dan pencapaian mahasiswa serta alumni melalui media sosial dan grup WA alumni per angkatan.